Apa yang dimaksud dengan teks persuasi dan Tujuannya

Apa yang dimaksud dengan teks persuasi dan Tujuannya

Bahasa Indonesia merupakan bahasa baku yang wajib digunakan dalam berkomunikasi oleh warga negara Indonesia. Salah satu cara agar bisa menguasai bahasa Indonesia adalah dengan cara melakukan pembelajaran secara terus-menerus. Teknik yang bisa kamu pelajari salah satunya adalah teknik pengembangan persuasi. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan teks persuasi?

Ketika kita berkomunikasi tentu kita menyampaikan sebuah topik. Untuk dapat mengembangkan suatu gagasan, maka kita perlu sebuah teknik pengembangan. Salah satu teknik pengembangan yang bisa kamu terapkan adalah teks persuasi. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan menjelaskan kutipan artikel dari website https://cimacnoticias.com/ mengenai teknik pengembangan teks persuasi agar lebih mudah dipahami.

Mengenal teknik pengembangan teks persuasi

Pada dasarnya ketika sedang berkomunikasi, kita berusaha menyampaikan gagasan dan opini ke pendengat kita. Salah satu hal yang diterapkan ketika berkomunikasi adalah dengan mengarang maupun mengembangkan sebuah opini agar menjadi lebih enak didengat. Untuk itu teks persuasi menawarkan solusi dengan cara menguatkan argumen-argumen yang ada.

Pengertian dari teks persuasi

Jika kita melihat dari asal katanya, persuasi merupakan sebuah ajakan. Untuk itu, teks persuasi merupakan sebuah pola pengembangan teks yang bertujuan untuk membujuk atau mengajak seseorang untuk membaca atau memahami lebih dalam mengenai sebuah gagasan pokok. Nantinya gagasan pokok tersebut bisa disampaikan secara tersirat maupun tersurat. Untuk itu, teks ini akan dibuat untuk memikat seseorang untuk lebih dalam memahami mengenai sebuah opini yang coba disampaikan penulis melalui tulisan maupun ucapan.

Secara garis besar, dapat diambil kesimpulan bahwa teks persuasi merupakan sebuah tulisan yang memiliki unsur mengajak para pembacanya untuk percaya dan bahkan melakukan suatu hal yang disampaikan oleh penulis. Dengan menggunakan teks persuasi, diharapkan seseorang yang tadi tidak berminat akan menjadi tertarik untuk mencoba menerapkan opini yang ada. Pada teks persuasi juga digunakan sebuah fakta sebagai bukti nyata yang digunakan secara sewajarnya saja. Fakta yang ada pada teks persuasi bisa juga menggunakan elemen manipulasi dengan tujuan untuk mendapat kepercayaan dari pembaca mengenai kebenaran dari tulisan yang telah dibuat.

Tujuan penggunaan teks persuasi

Sebelumnya sudah dibahas bahwa teks persuasi memiliki fungsi untuk mengajak seseorang dalam menerapkan suatu hal dalam gagasan pokok sebuah tulisan. Untuk itu, dapat diambil kesimpulan bahwa tujuan utama dari pengguaan teks persuasi adalah untuk memberikan pengaruh maupun mengajak para pembaca untuk percaya hingga mau melakukan suatu hal yang telah disampaikan oleh penulis. Beberapa indikasi yang dapat menyimpulkan bahwa suatu teks memiliki unsur persuasi adalah dengan adanya kata cobalah, mari, lakukanlah, ayo, dan lain sebagainya. Adanya kata tersebut memang dikhususkan bagi seseorang yang ingin melakukan ajakan mengenai suatu hal.

Ciri-ciri dari teks persuasi

Jika sebelumnya kamu sudah mengetahui mengenai suatu indikasi, tentu kamu bisa juga mendapatkan ciri-ciri khusus dari teks persuasi. Ciri-ciri tersebut didapat dari adanya suatu karakteristik khusus dari sebuah teks persuasi. Inilah beberapa ciri-ciri khusus dari sebuah teks persuasi:

  • Pada teks persuasi dapat ditemukan sebuah fakta-fakta tertentu yang nantinya bisa menjadi satu alasan khusus untuk mengajak para pembaca agar tertarik mencoba.
  • Terdapat sebuah kata maupun kalimat khusus yang akan meyakinkan pembaca terhadap ajakan yang diberikan oleh penulis.
  • Ajakan dalam bentuk kalimat tadi disampaikan secara halus dan berusaha agar tidak menimbulkan sebuah konflik dengan pembaca agar tujuan dari ajakan tadi bisa tersampaikan dengan baik dan benar.
  • Sering digunakan oleh produsen maupun media untuk mengiklankan suatu produk maupun sebagai media kampanye politik yang sangat efektif dalam mempengaruhi minat orang.
  • Agar pembaca menjadi lebih yakin, digunakanlah struktur bahasa yang menarik, profokatif, dan antusias.
  • Penulisan fakta dan opini dibuat semenarik mungkin sehingga pembaca lebih tertarik.
  • Menghadirkan semacam kesepakatan sehingga pembaca lebih percaya.
  • Menghadirkan bukti yang menarik dengan bentuk fakta dan data sehingga argumen yang disampaikan menjadi kuat.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam membuat sebuah teks persuasi

Untuk membuat sebuah teks persuasi, tentunya harus dihadirkan syarat-syarat tertentu. Hal tersebut yang membuat perbedaan dengan teknik pengembangan yang lain. Syarat tersebut antara lain:

  • Pilihan kata yang menarik

Untuk mengajak pembaca agar tertarik, tentu digunakan teknik pemilihan kata-kata yang memang menarik. Pilihlah kata-kata yang bersifat mengajak dan susun juga agar lebih menarik ketika dibaca.

  • Kemampuan pengolahan emosi yang tepat

Syarat berikutnya yang harus dilaksanakan adalah kemampuan pengolahan emosi yang tepat. Tentunya akan sangat menarik jika suatu tulisan bisa menimbulkan reaksi emosional yang menarik. Untuk itu, cobalah untuk sering membaca referensi dari teks persuasi agar kamu bisa menemukan celah yang tepat.

  • Fakta dan data pendukung

Salah satu hal yang paling kuat untuk meyakinkan pembaca adalah hadirnya sebuah fakta maupun data pendukung. Adanya fakta dan data pendukung akan membuat pembaca semakin yakin dengan apa yang disampaikan.

Demikinlah artikel singkat, padat, dan jelas mengenai apa yang dimaksud dengan teks persuasi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami teks persuasi secara lebih mendalam.